PEMOGRAMAN WEB
-MySQL
Pengertian MySQL
MySQL merupakan sebuah perangkat lunak atau software sistem manajemen basis data SQL atau DBMS Multithread dan multi user. MySQl sebenarnya merupakan turunan dari salah satu konsep utama dalam database untuk pemilihan atau seleksi dan pemasukan data yang memungkinkan pengoperasian data dikerjakan secara mudah dan otomatis. MySQL diciptakan oleh Michael "Monty" Widenius pada tahun 1979, seorang programmer komputer asal Swedia yang mengembangkan sebuah sistem database sederhana yang dinamakan UNIREG yang menggunakan koneksi low-level ISAM database engine dengan indexing.
Membuat Database MySQL Dasar
- 1Hubungkan dengan server MySQL. Anda harus menghubungkan terlebih dahulu ke server MySQL sebelum Anda membuat database Anda sendiri. Anda dapat melakukan hal ini dengan memberikah perintah langsung, atau dengan menggunakan PHP, yang mana akan diberitahukan disini. Membuat koneksi dengan menggunakan perintah
mysqli_connect(host, username, password).[4]<?php $connection=mysqli_connect("contoh.com","admin","password1"); /* Ini akan membuat koneksi dengan server MySQL pada contoh.com dengan username “admin” dan password “password1”. */ if (mysqli_connect_errno()) { echo "Gagal membuat sambungan pada MySQL: " . mysqli_connect_error(); } //Ini merupakan pesan jika koneksi tidak berhasil. ?>
- Koneksi pada database dituliskan dengan “$connection”. Ini akan memudahkan Anda untuk menambahkannya pada skrip nanti.
- Untuk mengetahui cara untuk membuat database menggunakan perintah MySQL Anda dapat membaca artikel ini.
- 2Buat database Anda. Setelah koneksi terbuka, Anda dapat memasukan kode ini untuk membuat database. Database belum berisi data pada saat ini; Tabel pertama akan dimasukan pada langkah berikutnya. Anda dapat menuliskan perintah
CREATE DATABASEuntuk membuat database.<?php $connection=mysqli_connect("contoh.com","admin","password1"); if (mysqli_connect_errno()) { echo "Gagal membuat sambungan pada MySQL: " . mysqli_connect_error(); } $sql="CREATE DATABASE database1"; if (mysqli_query($connection,$sql)) { echo "Database database1 telah berhasil dibuat"; } else { echo "Gagal membuat database: " . mysqli_error($connection); } ?>
- 3Buat tabel untuk database Anda. Setelah database berhasil dibuat, Anda dapat mulai membuat tabel untuk menyimpan data yang Anda terima. Tabel tersebut dapa Anda atur sedemikian rupa untuk mampu menampung data Anda. Tabel pada tahap ini akan memiliki tiga kolom: NamaAwal, NamaAkhir, dan Umur. Tabel akan disebut sebagai “Users”
<?php $connection=mysqli_connect("contoh.com","admin","password1", “database1”); if (mysqli_connect_errno()) { echo "Gagal membuat sambungan pada MySQL: " . mysqli_connect_error(); } $sql = "CREATE TABLE Users ( PID INT NOT NULL AUTO_INCREMENT, PRIMARY KEY(PID), NamaAwal CHAR(30), NamaAkhir CHAR(30), Umur INT )"; /* Setiap kolom harus memiliki tipe data yang spesifik (CHAR, INT, dll.). Untuk nila dari CHAR, Anda harus mengatur berapa yang Anda butuhkan (30 dalam contoh ini). Fungsi dari AUTO_INCREMENT adalah untuk meningkatkan bidang PID pada setiap masukan (entry). Ini biasanya memerlukan nomor ID pada setiap masukan. */ if (mysqli_query($connection,$sql)) { echo "Tabel berhasil dibuat"; } else { echo "Gagal membuat tabel: " . mysqli_error($connection); } ?>




